Tanya Jawab Seputar BerryC FAQ, Diskusi, Informasi Penjualan

Tanya Jawab BerryC

Pertanyaan & Diskusi tentang BerryC

Informasi Produk

Apa itu BerryC? apa bahan aktifnya? bagaimana cara kerjanya? cara aplikasinya? efek sampingnya? dan apa buktinya?

Pertanyaan dari Pengguna

Pertanyaan dari Online Marketplace, WhatsApp, Instagram, Facebook atau dari endorser yang diterima selama ini berikut jawabannya.

Informasi Penjualan

Informasi reseller, stockist, strategic partnership, request product sample dan request harga spray rumah / kantor / fasilitas umum.

Informasi Produk

Informasi lengkap produk BerryC

BerryC adalah produk dengan bahan dari Jerman dan teknologi dari Jepang yang di produksi oleh TEVO CREATIONS, SDN. BHD., Penang, Malaysia dan telah di ekspor ke berbagai negara seperti Jerman, Canada, USA, Polandia, Russia, Jepang dan kini Indonesia.

1988 TEVO Creations Sdn. Bhd. Malaysia berdiri.

2014 TEVO Indonesia (PT Palar Persada Sejahtera) ditunjuk sebagai agen tunggal Indonesia.

2016 TEVO sudah ber-eksperimen dengan produk surface disinfectant.

2017 formula terakhirnya disempurnakan serta diuji coba di berbagai laboratorium dunia.

2020 di-produksi massal untuk menjawab pandemi COVID-19.

Berdasarkan Safety Data Sheet dari TEVO, dalam BerryC terdapat

  • QAC (Quarternary Ammonium Compounds)
  • Polymeric Compound
  • pH Netra H2O

QAC adalah ion ammonium yang merusak lapisan terluar pathogen seperti virus & bakteri.

Polymeric Compound adalah bahan yang mengikat QAC ke permukaan benda dan kulit manusia hingga bertahan lama.

pH Netral H2O adalah penghantar yang aman untuk membuat proses kimiawi BerryC efektif di semua permukaan.

Quaternary Ammonium Compounds (QAC) adalah bahan aktif yang banyak digunakan di cairan pembersih di dunia karena efektif membunuh banyak jenis pathogen.

QAC secara ilmiah menurut sciencedirect.com membunuh pathogen dengan cara denaturalisasi protein / lipid yang membentuk lapisan pelindung pathogen. Tanpa lapisan pelindung ini, maka virus & bakteri bak telur kehilangan kulit akan langsung mati.

QAC di-rekomendasi-kan oleh National Environment Agency (NEA) of Singapore sebagai salah satu bahan yang paling efektif untuk menghadapi pandemi ini. Unduh surat rekomendasi ini di Dropbox kami.

Berikut sertifikasi yang sudah dimiliki oleh BerryC

  1. SGS (RoHS testing method) Biodegradable Report
  2. REACH certificate Compliance for China Market
  3. Acumen Scientific 28-Day Anti Microbial Test
  4. Acumen Scientific Non Toxic Report
  5. Viroxy Laboratory Human Coronavirus Effectiveness Test
  6. Institut Pertanian Bogor (IPB) 99.999% microbial test
  7. Balai Besar Laboratorium Kesehatan Indonesia
  8. SIRIM bio epidermal non-irritant test

lihat dan download hasil uji laboratorium di atas di Dropbox kami.

Menurut Material Safety Data Sheet (MSDS) nya, BerryC hanya akan menimbulkan iritasi bila disiram langsung ke mata dalam jumlah besar.

Masih belum menemukan jawaban pertanyaanmu?

Pertanyaan Pengguna

Tanya jawab dari pengguna

BerryC secara aktif  mengirimkan sample produk kami ke berbagai laboratorium uji di Malaysia dan Indonesia. Laboratorium uji independen ini semua menyatakan efektifitas BerryC di atas 99.999% efektif membunuh pathogen dan aktif melindungi hingga 28 hari di permukaan objek.

Hasil uji laboratorium lengkap bisa di-unduh dari link Dropbox kami disini (dalam bentuk PDF)

Bukan.

BerryC adalah Food-Contact-Safe dengan mengantongi uji sertifikasi SGS (RoHS method tested) yang menyatakan setelah 24 detik, tidak ada residu berbahaya dari BerryC dan aman bahkan bila tertelan.

Bisa.

Menurut hasil uji laboratorium uji toxicity dari Acumen Scientific, setelah 24 detik di spray tanpa di lap, BerryC sudah tidak mengandung zat berbahaya.

Untuk keamanan, kami rekomendasi langsung di lap kering setelah di spray ke teether, sendok atau garpu sebelum digunakan.

BerryC lolos uji Acumen Scientific yang menyatakan bahwa sample yang sudah disemprot BerryC saat diuji dalam 1, 14 dan 28 hari tidak ada pertumbuhan pathogen.

Artinya permukaan objek yang sudah disemprot dengan BerryC sangat mengurangi kemungkinan terkontaminasi ulang pathogen seperti virus dan bakteri meskipun digunakan secara terus menerus.

BerryC lolos uji Acumen Scientific yang menyatakan bahwa sample yang sudah disemprot BerryC saat diuji dalam 1, 14 dan 28 hari tidak ada pertumbuhan pathogen.

Artinya permukaan objek yang sudah disemprot dengan BerryC sangat mengurangi kemungkinan terkontaminasi ulang pathogen seperti virus dan bakteri meskipun digunakan secara terus menerus.

Hasil tes ini efektif untuk solid surface, pada tangan manusia, efek ini bertahan hanya 24 jam karena

  • permukaan kulit mengeluarkan minyak dari dalam dan merusak lapisan BerryC dengan cepat
  • tangan sering menyentuh benda dan lapisan BerryC mudah lepas
  • tangan akan sering dicuci sehinga lebih cepat merusak lapisan BerryC

Karena 3 hal di atas, efektifitas BerryC di kulit manusia paling lama 24 jam atau 3x cuci tangan dengan sabun khusus cuci tangan.

Tidak. BerryC bertahan 24 jam di kulit manusia atau maksimal 3x cuci tangan dengan sabun. Hindari penggunaan deterjen dan alkohol karena akan merusak lapisan BerryC.

BerryC bisa di aplikasikan berulang-ulang tanpa ada resiko iritasi kulit seperti sanitizer berbasis alkohol. Dan BerryC penting untuk melindungi tangan selama ber-aktivitas dan belum sempat cuci tangan.

Tidak seperti sanitizer lain yang hanya membunuh pathogen, semua virus dan bakteri yang terpapar ke lapisan BerryC akan mati dalam waktu < 1 menit sehingga tangan kita tidak menjadi sumber penyebaran pathogen.

Tidak harus kecuali untuk meratakan.

Untuk permukaan benda;

  • Gunakan pembersih yang mild seperti air dan sabun cuci tangan
  • Hindari pemberih berbahan deterjen all-purpose-cleaner
  • Hindari pembersih berbahan alkohol
  • Semprot secara rutin

Untuk tangan / kulit;

  • Hindari sabun deterjen
  • Hindari alkohol

Karena tidak mengandung alkohol, memiliki pH netral dan tidak mengandung bahan aktif acid / asam, BerryC aman digunakan pada bahan yang mudah korosi seperti metal, kulit, suede dan kayu. Untuk bahan di atas kami rekomendasi setelah disemprot, langsung di ratakan dengan lap kering dan bersih.

Ya. Hasil uji laboratorium SIRIM di Malaysia (setara dengan departemen kesehatan Indonesia), menyatakan bahwa BerryC memiliki sifat non-irritant bahkan untuk kulit sensitif sekalipun.

BerryC akan membentuk lapisan kristal saat ter-ekspos ke suhu tubuh manusia atau sekitar 36 derajat celcius. Untuk penyimpanan yang baik, usahakan disimpan di tempat yang tidak terkena matahari dan memiliki suhu di bawah 36 derajat celcius.

Kalau disimpan di atas suhu 36C normal terjadi pengerasan sebagian cairan berryC. Karena berryC di desain untuk mengeras saat mengenai suhu tubuh di atas 36C supaya membentuk lapisan pelindung (coating) yang menjaga 24 jam. Gumpalan ini juga bisa sudah terjadi saat pengiriman dari Malaysia ke Indonesia. Tapi ini tidak mengurangi efektifitas maupun kualitas BerryC dan Bukan menandakan produk rusak / defect / expired. Ini memang karakteristik dari BerryC polymeric compound yang mengeras dan mengikat pada suhu di atas 36C untuk berfungsi sebagai active sanitizer coating.

Informasi Penjualan

Semua tentang sisi bisnis BerryC

Saat ini BerryC tersedia di berbagai outlet penjualan online dan offline. Untuk update terakhir dimana BerryC bisa didapatkan, klik langsung ke instagram story BerryC.id.

Ya.

Kami membutuhkan banyak influencers, reviewers, kesaksian, resellers (online / offline) dan media channel untuk membantu kami memberi edukasi dan pemasaran produk BerryC.

Sebelum mendapatkan harga reseller dan informasi Reseller, mohon klik link ini untuk mengisi data Reseller

https://bit.ly/berrycapplication

Tim BerryC akan menghubungi setelah aplikasi terisi lengkap.

BerryC di-impor dengan keterangan produk sebagai Hand Sanitizer dan Active Disinfectant. Kedua kategori ini BUKAN yurisdiksi BPOM melainkan yurisdiksi dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes).

Saat ini produk BerryC sedang dalam proses registrasi Kemenkes dengan nomor registrasi S-P119090005290420.

Selama pandemi, BerryC resmi di-impor dengan pengecualian tata niaga impor yang sudah di-rekomendasi-kan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan bebas dijual untuk komersil atau non komersil. Ijin BNPB ini bisa dilihat di berita ini.

BerryC resmi di-impor & bisa dijual resmi berdasarkan peraturan KMK No. HK.01.07-MENKES-218-2020 ttg ALKES dan Perbekalan Kesehatan Yang Dikecualikan Dari Tata Niaga Impor.